Friday, September 20, 2019

Coloring, Shading, and Spot Healing Brush - Photoshop CS3 Tutorial (Nur Fitri Rosyida 1802000 12)


Bismillah
Pada postingan ini aku akan menjelaskan mengenai Coloring, Shading, dan Penggunaan Spot Healing Brush pada Adobe Photoshop CS3. Yukkk dibaca dan dipahami
1.       COLORING
Pada coloring ini aku akan menggunakan Saturation/Hue pada pewarnaan gambar. Ada dua cara untuk mewarnai gambar yaitu
·         Pewarnaan gambar keseluruhan
a.       Siapkan gambar yang akan diwarnai
b.      Untuk mengatur saturation klik Image – Adjusment – Hue/Saturation atau agar lebih mudah tekan ctrl + U

c.      Klik colorize pada kanan bawah
d.      Lalu pilih warna yang akan digunakan pada Hue
e.      Atur warna tersebut menjadi lebih muda atau lebih tua pada Saturation
f.        Atur kecerahan gambar pada Lightness
g.       Setelah selesai klik Ok
Hasil Coloring keseluruhan
·         Pewarnaan gambar sebagian
a.       Siapkan gambar yang akan diwarnai
b.      Untuk memilih bagian yang akan diwarnai klik Quick Selection pada Tool Box
c.       Pilih bagian yang akan diwarnai
d.   Lalu klik Image – Adjustment – Hue/Saturation atau agar lebih mudah tekan ctrl + U 
e.   Dan atur warna sesuai yang diinginkan
f.        Setelah selesai klik Ok
              Hasil Coloring sebagian

2.       SHADING
a.       Siapkan gambar yang akan dishading

b.      Klik Add Layer Style pada Layer Palets dan pilih Drop Shadow

c.       Atur bayangan yang diinginkan
d.      Jika mengatur Distance maka bayangan akan terpisah dengan objeknya
e.      Jika mengatur Spread maka bayangan akan menyatu dengan objek dan membesar

f.       Jika mengatur Size maka bayangan akan membuat gradasi dengan objek
g.       Setelah selesai kllik Ok
Hasil Shading menggunakan Drop Shadow
3.       PENGGUNAAN SPOT HEALING BRUSH
Seperti yang sudah dijelaskan pada postingan sebelumnya. Spot Healing Brush ini berfungsi untuk menyamarkan atau menghilangkan noda pada gambar termasuk menghilangkan tatto atau jerawat pada gambar. Berikut caranya
a.       Siapkan gambar yang akan disamarkan nodanya

b.      Klik Spot Healing Brush pada Tool Box

c.       Atur ukuran diameter brush pada tulisan brush kiri atas

d.      Klik pada bagian yang akan disamarkan sampai semua noda tertutupi

e.      Jika hasilnya menjadi seperti dibawah ini, maka klik Brush Tool pada Tool Box

f.        Setelah itu klik Set Foreground Color pada Tool Box dan pilih sample warna yang mendekati gambar

g.       Sapukan pada semua noda yang belum hilang hingga tertutupi

h.      Selesai
Hasil dari Spot Healing Brush
4.       HASIL AKHIR
Ini adalah hasil dari penggabungan Tools Hue/Saturation, Drop Shadow, dan Spot Healing Brush


Terimakasih sudah membaca blogku=) Semoga bermanfaat bagi kalian. Jika ada yang belum jelas bisa komentar dibawah yaa....
Do'akan hasil tugas ini memuaskan dan di ridhoi Allah SWT
Karena Tidak Ada yang Tidak Mungkin
-Nuy

Saturday, September 14, 2019

Pengenalan Photoshop CS3 dan Teknik Cropping Menggunakan Pen Tool (Nur Fitri Rosyida 1802000 12)



Bismillah
Pada posting pertama ini aku akan menjelaskan tentang Tool Box, Layer Palets, dan cara crop menggunakan Pen Tool pada Adobe Photoshop CS3. Yukkk dibaca dan dipahami :)
1.    TOOL BOX


          Tool Box merupakan nyawa dari Photoshop tersebut karena
Berikut adalah bagian-bagian tool box beserta fungsinya

a.       Rectangular Marquee Tool dan Move Tool
      1. Rectangular Marquee Tool berfungsi untuk menyeleksi objek, terdiri dari empat bagian yaitu Rectangular, Elliptical, Single Row, dan Single Column.
      2. Move Tool berfungsi untuk memindahkan layer/objek baik itu berupa tulisan/gambar.
b.      Lasso Tool dan Quick Selection Tool
1. Lasso Tool berfungsi untuk menyeleksi objek dalam bentuk yang bebas, terdiri dari tiga bagian yaitu Lasso, Polygonal Lasso, Magnetic Lasso.
2. Quick Selection Tool berfungsi untuk menyeleksi area secara bebas berdasarkan warna atau pixel.
c.       Crop Tool dan Slice Tool
            1. Crop Tool berfungsi untuk memotong gambar dengan bentuk segiempat.
       2. Slice Tool berfungsi untuk memotong gambar menjadi beberapa bagian.
d.      Spot Healing Brush Tool dan Brush Tool
1. Spot Healing Brush Tool berfungsi untuk menyamarkan atau menghilangkan noda pada gambar.
2. Brush Tool berfungsi untuk mewarnai gambar dengan efek sapuan kuas, terdiri dari empat bagian yaitu Brush, Pencil, Color Replacement, dan Mixer Brush.
e.      Clone Stamp Tool dan History Brush Tool
       1. Clone Stamp berfungsi untuk menyalin pola gambar yang sudah dipilih, lalu menyimpanya pada gambar lain.
       2. History Brush Tool berfungsi untuk menampilkan semua rekaman perintah Brush Tool.
f.        Eraser Tool dan Paint Bucket Tool
             1. Eraser Tool berfungsi untuk menghapus layer/objek.
             2. Paint Bucket Tool berfungsi untuk membuat warna sesuai dengan warna Foreground.
g.       Blur Tool dan Dodge Tool
 1. Blur Tool berfungsi untuk memberi efek blur pada gambar.
 2. Dodge Tool berfungsi untuk menerangkan warna gambar.
h.      Pen Tool dan Horizontal Type Tool
 1. Pen Tool berfungsi untuk membuat garis path, vektor, ataupun mask pada gambar, terdiri dari lima bagian yaitu Pen, Freeform Pen, Add Anchor Point, Delete Anchor Point, Convert Point.
       2. Horizontal Type Tool berfungsi untuk membuat teks secara horizontal pada gambar.
i.         Path Selection Tool dan Rectangle Tool
             1. Path Selection Tool berfungsi untuk menggeser objek path.
             2. Rectangle Tool berfungsi untuk membuat objek berbentuk segi empat
j.        Notes Tool dan Eyedropper Tool
             1. Notes Tool berfungsi untuk membuat catatan pada gambar.
             2. Eyedropper Tool berfungsi untuk mengambil sampel warna.
k.       Hand Tool dan Zoom Tool
             1. Hand Tool berfungsi untuk menggeser bidang kanvas.
             2. Zoom Tool berfungsi untuk memperbesar atau memperkecil gambar.
l.         Set Foreground Color dan Set Background Color
Set Foreground Color dan Set Background Color berfungsi untuk mengatur warna foreground dan background.
m.    Edit in Quick Mask Mode dan Change Screen Mode
1. Edit in Quick Mask Mode berfungsi untuk menyeleksi dengan cara memisahkannya dengan latar belakang gambar.
2. Change Screen Mode berfungsi untuk mengubah tampilan layar.




2.    LAYER PALET

Layer Palets merupakan semua layer yang ada dari sebuah kanvas yang berisi beberapa obyek dan berguna untuk mengatur serta memberi efek pada obyek-obyek tersebut dengan menggunakan submenu layer yaitu:

  1. Blending Mode dan Opacity

a.       Blending Mode berfungsi untuk mengubah piksel dari sebuah obyek pada sebuah layer yang akan berkolaborasi dengan pixel pada layer dibawahnya.
b.      Opacity berfungsi untuk mentransparasikan sebuah obyek termasuk jika obyek itu diberi efek.
  1. Lock dan Fill

a.       Lock berfungsi untuk mengunci layer sehingga layer tidak bisa dipindah-pindah/dirubah.
b.      Fill berfungsi untuk mentransparasikan obyek tetapi tidak termasuk efek dari obyek tersebut.
  1. Indicates Layer Visibility dan Layer

a.       Indicates Layer Visibility berfungsi untuk memunculkan atau menyembunyikan layer.
b.      Layer

Layer Palets bagian bawah

4.      Add Layer Style berfungsi untuk menambah atau memberi efek pada obyek layer. Terdiri dari beberapa bagian yaitu:

a.       Drop Shadow berfungsi untuk memberi efek bayangan pada obyek.
b.      Inner Shadow berfungsi untuk memberi efek bayangan didalam obyek.
c.       Outer Glow berfungsi untuk memberi efek cahaya diluar obyek
d.      Inner Glow berfungsi untuk memberi efek cahaya didalam obyek
e.       Bevel and Emboss berfungsi untuk member efek timbul atau 3 dimensi.
f.       Satin berfungsi untuk memberi efek cahaya pada sisi dalam sebuah obyek
g.      Color Overlay berfungsi untuk memberi efek/melapisi warna pada obyek
h.      Gradient Overlay berfungsi untuk memberi efek/melapisi obyek denagn warna gradasi
i.        Patern Overlay berfungsi untuk memberi efek/melapisi obyek dengan patern tertentu
j.        Stroke berfungsi untuk memberi efek outline/garis pada obyek
5.      Add Layer Mask

berfungsi untuk memberi efek mask.
6.      Create a New Fill or Adjustment Layer



berfungsi untuk memberi warna.
7.      Create a New Group


berfungsi untuk menambah folder layer.
8.      Create a New Layer


berfungsi untuk menambah layer.
9.      Delete Layer


berfungsi untuk menghapus layer.

3.    CROP GAMBAR MENGGUNAKAN PEN TOOL
a.       Buka Adobe Photoshop CS3 dan klik File + New
b.      Pilih ukuran kertas sesuai dengan keiinginan lalu klik Ok
c.       Klik Ctrl + O untuk memasukkan gambar yang akan di crop, pada langkah awal pilih gambar yang akan dijadikan background terlebih dahulu
d.      Setelah itu lakukan cara yang sama dengan klik Ctrl + O dan masukkan gambar yang akan di crop
e.      Klik Restore Down agar semua file terlihat
f.        Drag gambar background ke layar putih
g.       Sesuaikan gambar background tersebut sambil menekan Shift agar gambar tetap seimbang
h.      Lalu kunci gambar tersebut pada Layer palets agar gambar tidak berubah tempat
i.         Drag gambar yang akan di crop pada layar putih yang sudah ada background
j.        Pilih Pen Tool pada Tool Box lalu crop sesuai dengan yang diinginkan
k.       Setelah itu klik kanan pada objek yang akan dicrop dan pilih Make Selection lalu klik Ok
l.         Jika sudah ada garis putus-putus Klik ctrl + c lalu ctr + v
m.      Pada Layer Palets klik Indicates Layer Visibility pada layer dua dan hapus layer dua agar background dari gambar yang di crop terhapus.
n.      Atur gambar yang telah dicrop dan sesuaikan dengan background yang baru
o.      Selesai


4. HASIL AKHIR DARI CROPPING MENGGUNAKAN PEN TOOL
     
 SEBELUM
    
 PROSES
 

SESUDAH

Terimakasih sudah membaca blogku=) Semoga bermanfaat bagi kalian. Jika ada yang belum jelas bisa komentar dibawah yaa....
Do'akan hasil tugas ini memuaskan dan di ridhoi Allah SWT

Karena Tidak Ada yang Tidak Mungkin
-Nuy




PPT - Pembuatan Persentasi Kreatif (Nur Fitri Rosyida 1802000 12)

Bismillah Pada postingan ini aku akan menjelaskan mengenai pembuatan persentasi kretif pada Microsoft Power Point. Yukkk dibaca dan dipah...